punggung, minyak angin dan uang koin

jika memang aku harus mengendarai angin agar bisa mengintip mu yang malu malu menantiku

akan kulakukan

tapi tunggu hingga hujan siang ini agak reda karena aku takut masuk angin dan lalu kau yang akan menderita jika di malam malam dingin harus berkutat dengan punggung, minyak angin dan uang koin. . .

kerokan.com

Iklan

4 pemikiran pada “punggung, minyak angin dan uang koin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s