ketika tawamu adalah obat mujarab bagi lara jiwaku

benar hanya selengkung bibirmu yang selaluu ku rindu,
menawarkan kegundahan
mengusir nestapa di jiwa
menambah kekuatan kekuatan dalam rasa..
selalu kurindukan tawamu itu.

2 pemikiran pada “ketika tawamu adalah obat mujarab bagi lara jiwaku

  1. Selamat bertemu kembali ndhuk Nita, semoga sehat dan bahagia, Eyangkung kembali menyapa,

    Menurut ndhuk Nita edektif mana SENYUM atau KETAWA??
    Membaca puisimu:….benar hanya selengkung bibirmu yang selaluu ku rindu,….. bIBIR YANG MELENGKUNG ITU BENTUK SENYUMAN. efeknya besar mana antara keduanya? Untuk laki2 yang kAU CINTAI LEBIH MENGESANKAN MANA senyum ATAU ketawanya?

    Perhatikan sebait gurit ini tentang senyum Jawa:

    esemu ngujiwat
    agawe panonku kumepyur, ati trataban
    dada horeg poyang-payingan, dhuh kekasihku……..

    Ndhuk Nita tahu esem ngujiwat? Pernah mesem ngujiwat.? Belajarlah mesem ngujiwat. Banyak manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s