merenung perjalananmu

melihat punggungmu yang semakin menjauh justru semakin menguatkan aku yang berdiri dengan menahan setitik air mata atas sebuah perpisahan, perpisahan yang akan berakhir pada pertemuan .

saat kau akan berjalan ke arah ku dengan senyuman yang ku rindukan, berjalan dengan harapan yang telah jadi kenyataan dengan senyuman setelah perjalananmu berakhir di peraduan hatiku yang senantiasa berdoa merinduimu . . .

Iklan

5 pemikiran pada “merenung perjalananmu

  1. Selamat malam mbak Fera,

    Ini eyangkung kunjungan balik ke blogmu. Salam kenal juga dari laki2 lansia.
    Saya buka-buka arsip artikel-2 yll. Sementara saya lihat semua posting artikel di blog ini bergaya puitisasi. Ini sangat menarik dan baru satu-2nya yang saya temui. Seperti yang menjadi pemahaman saya: puisi adalah getar hati dan gerak jiwa. Maka satu bentuk puisi yang hanya terdiri dari beberapa kalimat adalah ungkapan ribuan bahkan ratusan ribu kalimat.

    Saya minta ijin untuk bergabung dan berkomentar di blog ini. Yaitu komentar sesuai “gaya Eyangkung”. Karena saya salah seorang pencinta puisi dan sastera. Saya coba buka2 menu blog ini untuk memperoleh data siapa pemilik blog ini, lokasi di mana dst. Tetapi tidak nampak. Sementara saya menyimpulkan Feranita itu wanita, dari namanya dan sifat/gaya tulisannya, blogger Indonesia?(dari beberapa posting tentang Indonesia), mencintai bahasa Indonesia, bangga menggunakan kosakata “bestari” yang jarang dipakai, kosakata itu berasal dari bahasa Melayu yang diadopsi bahasa Indonesia. Ini adalah upaya untuk melestarikan khasanah bahasa Indonesia. Bagus!!
    Dugaan saya usia dibawah 30 th?? Semakin tahu banyak semakin akrab ‘kan?

    Belum2 mulai mengkomentari hasil karya tulismu saya sudah komentar panjang, ya? oleh karena itu setelah dibaca komentar ini bisa dihapus, dan saya menunggu ijinmu untuk komentar selanjutnya.

    Salam persaudaraan blogger

    • sugeng rawuh eyangkung

      hehee jadi pengen malu ini satu satu nya blog yang saya miliki ya walau aneh banget di banding blog blog lainnya karena kadang satu posting isinya cuma satu kalimat aja … benar kalau eyangkung bilang saya pecinta bahasa indonesia karena memang saya hanya bisa pakai bahasa itu aja 🙂

      kalau yang di bilang usia di bawah 30 memang benar lihat saja postingannya masih bergejolak jiwa muda (halah gubrak…xixixi )
      makasih komenta semakin membuat saya bersemangat saja… salam balik salam sahabat blogger ^_^

  2. aku tahu kapan mulai langkahkan kaki
    tapi aku tak tahu kapan harus berhenti
    sudah jauh aku berjalan
    semakin dekat di ujung panantian
    tigaratus, tigapuluh, atau tiga?
    cukupkah aku membawa, cakapkah aku membaca?
    ketika di depan kupandang punggungmu
    ketika di belakang kutatap wajahmu

Tinggalkan Balasan ke Eyangkung Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s