mas tahukah kau

mas tahukah kau

kalau aku selalu merindu

mas taukah kau

kalau malam bersamamu terasa begitu singkat

mas tahukah kau

kalau denganmu hidupku terasa lebih ringan

mas tahukah kau

kalau aku hanya ingin selalu denganmu

mas tahukah kau

aku sangat bersyukur Tuhan mengirimmu untuku ……

( bukan memuja cinta hanya sekedar mengungkapkan apa yang selalu mendera di jiwa )

Iklan

4 pemikiran pada “mas tahukah kau

  1. ternyata sepi itu bukan saat kita tak bisa mendengar, tetapi saat tak bisa melihat…..
    meski “hanya” melihat tanpa sepatah kata-pun, hati tak lagi terasa sepi…. xi..xi….
    salam bwt “mas”-nya…

    • sama semua pak karena tanpa melihat bisa diobati denganmendengar dan tanpa mendengar bisa di obati dengan melihat . . . 🙂 ok kusampaikan salamnya … mas masih di langit buat ambil bintang warna biru

      • hm… yang ini terlihat lebih fresh… mudah-mudahan mulai “ndak sepi” lagi…..
        dan tentunya jadi lebih semangat….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s